Tips hubungan seksual untuk meningkatkan PELUANG KEHAMILAN

1. Berhubungan Sesuai Posisi Rahim

Posisi hubungan seksual perlu diperhatikan karena akan memengaruhi masuknya sperma ke dalam rahim sehingga jalan sperma menuju sel telur akan lebih maksimal. Cara mengetahui posisi rahim bisa melalui pemeriksaan USG , periksa dalam oleh bidan atau dokter SPOG.
a. Rahim Antefleksi (Rahim Mengarah ke Depan)

Rahim Antefleksi
Rahim Antefleksi


Posisi Man On Top
Posisi SEX: Man On Top
Posisi SEX: Man On Top
Yaitu istri berbaring telentang, sedangkan suami berada di atasnya. Dengan posisi ini, sperma yang dikeluarkan tidak mudah keluar kembali dari vagina. Suami berada di atas istri dan bergerak maju mundur sambil mencondongkan berat badannya ke arah bahu istri. Di saat bersamaan, istri mengangkat pinggul sehingga sejajar denganpinggul suami. Istri dapat juga memutar pinggul untuk mensimulasi orgasme.





b. Rahim Retrofleksi (Rahim mengarah ke Belakang/ Terbalik)

Rahim Retrofleksi
Rahim Retrofleksi


Posisi Doggy Style
Posisi SEX: Doggy Style
Posisi SEX: Doggy Style
Posisi hubungan intim yang membelakangi suami. Pada posisi ini, perut istri menempel di kasur atau terangkat seperti sedang merangkak.
Penetrasi dari belakang memungkinkan penis masuk lebih dalam, sehingga sperma yang terpancar lebih dekat ke sel telur.









2. Ejakulasi & Orgasme Bersamaan


Tanpa orgasme istri masih bisa hamil, orgasme akan membantu menghisap sperma sehingga sperma lebih cepat masuk ke saluran tuba. Jika belum bisa orgasme dan ejakulasi bersamaan, maka suami yg ejakulasi dulu baru istri orgasme.
Penetrasi dilakukan diatas 1 menit hingga ejakulasi.

3. Hal yang dilakukan Setelah Berhubungan Badan

  • Berbaring sejenak. Setelah berhubungan intim, setidaknya 20 – 30 menit. Posisi ini bisa meningkatkan kemungkinan sperma masuk dan menyebabkan pembuahan.

  • Menaruh kepala di bawah dan mengangkat kedua kaki ke atas usai berhubungan intim.

  • Mengganjal pinggul dengan bantal setelah berhubungan intim. Posisi ini dapat membantu sperma untuk terus mengalir masuk ke rahim, sehingga meningkatkan peluang pembuahan.

  • Buang Air Kecil setelah Berhubungan. Saat berhubungan intim, bukaan Miss V dapat rentan terpapar bakteri dari anus, tangan, atau hal lainnya. Buang air kecil setelah berhubungan intim dapat membantu pengeluaran bakteri melalui urine, sehingga bisa mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Jika tidak segera dibersihkan melalui buang air kecil, bakteri dapat berpindah ke uretra melalui lubang kemih.

  • Bersihkan area genital. Masalah kesehatan pada organ intim dapat menjadi penghalang dari keberhasilan pembuahan. Jadi, biasakan untuk selalu membasuh Miss-V dan Mr.P setelah berhubungan intim, agar terhindar dari infeksi bakteri atau jamur penyebab penyakit.

  • Hindari penggunaan sabun antibakteri atau cairan pembersih kewanitaan. Sebab, bahan kimia yang terkandung dalam produk tersebut bisa mengacaukan keseimbangan kadar pH di area intim, yang justru meningkatkan risiko infeksi dan iritasi. Gunakanlah hanya air bersih, dengan mengusapnya dari arah depan ke belakang, untuk menghindari berpindahnya bakteri dari anus ke organ intim.

4. Lakukan Hubungan Badan 2 hari 1x hanya pada masa subur.

dibuat denganberdu